LPPM dan BEM STTM Cileungsi Kembali Menyapa Kampung Mulyasari

cileungsi, sttmcileungsi.ac.id – Kampung Mulyasari, Desa Sukamulya berada di daerah Kec. Sukamakmur, Bogor-Jawa Barat. Meskipun hanya bisa diakses dengan jalan kaki atau sepeda motor dengan jalanan berbatu dan tanah, tempat ini cocok untuk melepas penat dari kegiatan sehari-hari. Suasana sejuk,indah, nyaman dan menyenangkan langsung menyapa begitu sampai. Tidak jauh dari kampung tersebut dengan gagahnya menjulang tinggi gunung pancaniti akan membuat kita semua bersyukur bisa berada di tempat itu untuk menikmatinya. Keterbatasan sarana dan prasarana tidak membuat warga Kp. Mulyasari tetap semangat, untuk menjalaninya kehidupan sehari-hari. Sapaan hangat dari warga setempat mebuat suasana cair. Total terdapat 61 KK yang sebagian besar dari mereka bertani dengan hasil bumi berupa padi, pisang, cengkeh, kopi.

Pada Ahad (9/9), tim dari Lembaga Penelitian, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Dosen, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) semangat menuju Kp. Mulyasari. Sesampainya disana,  Sesepuh Kampung mulyasari yang biasa dipanggil “Abi”, dengan santun memberikan kesempatan perwakilan dari STTMCileungsi untuk mengunjungi potensi-potensi untuk dikembangkan, seperti hasil bumi diantaranya (kopi, cengkeh, singkong, pisang). Hasil bumi tersebut dijual mentah ke daerah citeureup maupun jonggol dengan harga yang murah, karena kondisi mentah.

Banyak potensi yang terdapat di tempat ini seperti sumber daya air, dimana air mengalir deras dari ketinggian. Air tersebut digunakan untuk menggerakan turbin untuk menghasilkan listrik. untuk menerangi rumah warga. Selain air, terdapat solar cell sebagai sumber listrik didapat dari bantuan salah satu instansi pendidikan swasta di jakarta. Baik solar cell dan turbin saat ini tidak berfungsi kembali dan perlu adanya perbaikan agar bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar. Untuk mengembangkan mini mikrohidro tersebut dibutuhkan pelatihan khusus agar apa yang telah diberikan berfungsi dengan baik. “Warga Kp. Mulyasari membutuhkan pelatihan-pelatihan yang meliputi, pelatihan menjahit, pelatihan pengelasan, pelatihan kewirausahaan  dll” tutur Abi sapaan akrabnya.

Sebelumnya, STTM Cileungsi sudah pernah melakukan kunjungan ke tempat ini (baca disini). Kunjungan kali ini adalah lanjutan dari kunjungan sebelumnya. “Insya Allah STTM Cileungsi akan sering berkunjung dengan dibawah koordinasi LPPM dalam kegiatan pendampingan, pengembangan, pelatihan warga. LPPM STTMC sudah merencanakan kegiatan tersebut dalam Pengabdian kepada Masyarakat” ujar ketua LPPM, Wilarso. “Butuh sentuhan dari pihak-pihak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kp. Mulyasari, dari pendidikan, fasilitas umum, fasilitas penerangan (dalam proses pemasangan kabel oleh PLN), fasilitas air bersih, fasilitas mikro hidro untuk back up PLN saat listrik padam, maupun ketrampilan warga sekitarnya” imbuhnya.

Setiap langkah yang dilakukan oleh STTM Cileungsi untuk memajuan bangsa dan negara Indonesia, dengan TRI DARMA Perguruan Tinggi, diantaranya Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, bagian dari pengembangan institusi serta seorang dosen bukan hanya mengajar di dalam ruang kuliah, dosen harus melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyakat. -will

Editor : MJ

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*